JAKARTA - Pembebasan lahan di wilayah Blok Cepu yang akan digunakan untuk produksi perdana (early production) seluas 20 hektar telah rampung. Dengan demikian, BPMIGAS optimis Cepu dapat mulai produksi pada Desember 2008. Demikian diungkapkan Wakil Kepala BPMIGAS Abdul Muin di Jakarta, Jumat (9/5).
"Target perhitungan kita, produksi Cepu tetap pada Desember 2008 karena sampai dengan sekarang tatanan proyek masih dalam skala waktu. Pembebasan tanah untuk early production sudah selesai," ujar Abdul Muin.
Cepu diharapkan akan mengalirkan minyak sebesar 20.000 barel per hari pada produksi perdananya. Diperkirakan blok tersebut akan mampu menggenjot produksi minyak sebesar 165.000 bph pada puncaknya. Tambahan produksi ini akan mampu menambah produksi minyak nasional secara signifikan.
Muin menambahkan, sampai saat ini pembebasan tanah yang akan digunakan untuk mencapai produksi penuh (full production) terus dilakukan. "Diharapkan akhir tahun ini seluruh masalah pembebasan tanah di Cepu bisa selesai," katanya. ***