JAKARTA - Ekspor LNG Indonesia meningkat 6,2% menjadi 22,1 juta ton pada tahun ini, dari 20,8 juta ton pada 2007 lalu. Peningkatan tersebut diakibatkan adanya penambahan produksi dari Kalimantan Timur. Demikian diungkapkan Wakil Presiden Direktur Pertamina Iin Arifin Takhyan di Jakarta, Rabu (23/4).
Menurut Iin, pada tahun 2008 kilang Arun akan memproduksi 2,5 juta ton, sedangkan kilang Bontang, Kalimantan sebesar 19,6 juta ton.
Sementara pada tahun 2007, ekspor LNG Indonesia mencapai 20,8 juta ton, dimana Arun menyumbang 2,8 juta ton dan kilang Bontang sebesar 18 juta ton.
"Ke depan, penjualan LNG ke luar negeri akan semakin berkurang karena beberapa kontrak ekspor selesai dan pasokannya dialihkan ke dalam negeri," kata Iin. ***