PROYEK-PROYEK UTAMA

 
 
Beberapa proyek yang dilaksanakan pada tahun 2006, dilaporkan secara khusus dalam bab ini, antara lain karena besarnya nilai investasi yang dibutuhkan atau karena produksi yang akan dihasilkan memiliki nilai yang sangat strategis. Adapun yang termasuk proyek utama adalah: Pembangunan Kilang LNG Tangguh di Irian Jaya Barat, Pengembangan Lapangan Minyak Banyu Urip (Cepu) Jawa Tengah, Pengembangan Lapangan Minyak Pondok Tengah Bekasi, Jawa Barat, pembangunan fasilitas produksi Sisi Nubi Kalimantan Timur, dan pengembangan Lapangan Gas Blok A Aceh.
 

1. Kilang LNG Tangguh

 

Proyek Tangguh yang berlokasi di Teluk Bintuni, Irian Jaya Bagian Barat ini sedang diselesaikan oleh BP Berau. Kegiatan proyek mencakup 2 (dua) hal yaitu: (1) pengembangan lapangan untuk memproduksikan gas, dan (2) pembangunan 2 (dua) train kilang LNG dengan kapasitas produksi 7,6 juta ton per tahun (mtpa).

Pengembangan lapangan gas bumi untuk memasok kebutuhan kilang LNG Tangguh dilakukan di 3 (tiga) wilayah kerja, yaitu Wiriagar, Berau dan Muturi, di mana ketiga wilayah kerja tersebut dioperasikan oleh BP. Produksi dari pengembangan lapangan pada tahap ini diperkirakan akan dapat memasok gas bumi sebesar 1.500 mmscfd dan akan membutuhkan investasi sekitar US$ 1 (satu) miliar (untuk Platform, Pipa, Drilling). Saat ini pengembangan lapangan (pembangunan platform) sudah mencapai 70%.

Sedangkan kegiatan konstruksi kilang LNG bernilai sebesar US$ 1,9 miliar dan telah dimulai sejak kuartal pertama tahun 2005. Pembangunan Train-1 diharapkan selesai pada kuartal keempat tahun 2008, sedang Train-2 diharapkan selesai pada kuartal kedua tahun 2009. Sampai akhir tahun 2006, tingkat penyelesaian pekerjaan konstruksi kilang LNG tersebut telah mencapai 67%, yang berarti melampaui target yang ditetapkan sebesar 61,3%.

Selain kilang LNG, pada Proyek Tangguh juga dibangun proyek Gas Processing Facilities (GPF) senilai US$ 514 juta. Saat ini pembangunan GPF sudah mencapai 70%, dan diperkirakan selesai pada kuartal keempat tahun 2007.

Pembangunan proyek LNG Tangguh juga melibatkan tenaga kerja dalam jumlah yang cukup banyak. Tidak kurang dari 8.200 tenaga kerja terlibat dalam pembangunan proyek ini.